Tamasya ke Bandung: Jumpa Tiga Bangunan Bioskop Tua di Bandung

Halo, Teman Cerita! Apakah kalian sudah ada rencana untuk berlibur di cuti bersama setelah Hari Raya Idul Fitri nanti? Jika belum, Bandung dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik loh untuk dikunjungi! Memangnya ada apa sih di Bandung? Di kota kembang ini, Teman Cerita akan menjumpai berbagai bangunan-bangunan kuno peninggalan Belanda dengan arsitektur atau gaya bangunan yang unik dan menarik, contohnya bangunan bioskop tua di Bandung. 

Bioskop Majestic, Bioskop Paling Tua di Bandung

bioskop tua di bandung: bioskop majestic

Bioskop Majestic terletak di Jalan Braga No.1, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. Bangunan bioskop yang berdiri tahun 1925 ini bergaya Art Deco dan dirancang oleh Prof. C. P. Wolff Schoemaker dan menjadi bioskop paling tua di Kota Bandung. Pratomo dalam Gaya Arsitektur Bioskop Majestic di Bandung mengatakan bahwa bentuk bangunan ini menyerupai blikken trommel (kaleng timah).

bisokop majestic
Bioskop Majestic tahun 1938 (sumber: KITLV)
bioskop majestic
Bioskop Majestic tahun 1992 (Sumber: KITLV)

Pada bagian fasad atau muka bangunan, Teman Cerita dapat melihat banyak ornamen yang merupakan daya tarik dari bangunan ini. Beberapa diantaranya adalah ornamen “Kala” yang terdapat di bagian atas bangunan, dan ornamen berbentuk “Sulur Daun” yang terdapat pada bagian atas pilar bangunan.

bioskop majestic
Ornamen Kala
bioskop
Ornamen Sulur Daun

Bioskop Majestic sudah berhenti beroperasi dan beralih fungsi. Sekitar tahun 2000, bioskop Majestic sempat beralih fungsi menjadi gedung Asia Africa Cultural Center (AACC). Kemudian, sekitar tahun 2010-2012 bangunan ini berganti nama menjadi “New Majestic” dan ditetapkan sebagai Cagar Budaya kelas A. Kini, bangunan tersebut berganti nama menjadi “De Majestic” dengan fungsi sebagai gedung serba guna yang dikelola oleh PT JASWITA JABAR.

bioskop majestic
Event: West Java International Coffee Festival 2019 (Sumber: Instagram @demajestic_bandung, 2019)
bioskop majestic
Event: Tur Hindia “Menari dengan bayangan” 2020 (Sumber: Instagram @demajestic_bandung, 2020)

Bioskop Radio City

bioskop radio city
Ex-Bioskop Radio City

Bioskop Tua di Bandung lainnya adalah Bioskop Radio City atau yang dikenal juga sebagai bioskop Dian. Bioskop ini terletak di Jalan Dalem Kaum, Bolonggede, Kec. Regol, Kota Bandung, Jawa Barat. Bioskop berdiri pada tahun 1930 dengan nama awal “Radio City”. Pada sekitar tahun 1960, bioskop Radio City berganti nama menjadi “Dian”.

bioskop tua di bandung: bioskop radio city
Bioskop Radio City tahun 1953 (Sumber: Pinterest uploaded by @lia61026)

Katam dalam Album Bandoeng Tempo Doeloe mengatakan bahwa Bioskop Dian resmi berhenti beroperasi sekitar tahun 1980an. Setelah berhenti beroperasi, bangunan ini sempat beralih fungsi menjadi arena futsal, namun tidak bertahan lama. Bangunan Bioskop Dian kemudian ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Kini, bagian depan bangunan tersebut difungsikan sebagai Warung Baso Cihampelas oleh masyarakat.

bioskop radio city
Bangunan Bioskop Dian yang beralih fungsi menjadi Warung Baso Cihampelas

Dilansir dari harian Detik News (19/12/2020), bagian dalam bangunan Bioskop Dian pada Desember 2020 lalu, sempat dimanfaatkan untuk pameran tunggal seniman Tisna Sanjaya dengan judul “Dian Lentera Budaya”. Dalam harian Mediapakuan (06/04/2021), juga menjelaskan bahwa bangunan ini akan segera beralih fungsi menjadi Gedung Kesenian.

pameran dian
Pameran Dian Lentera Budaya yang dihadiri oleh Pejabat Daerah (Sumber:mediapakuan.pikiran-rakyat.com)
pameran dian
Pameran Dian Lentera Budaya oleh Tisna Sanjaya (Sumber:Dokumentasi Yudha Maulana/detikcom)

Bioskop Rivoli

bioskop tua di bandung: bioskop rivoli
Ex-Bioskop Rivoli

Bioskop tua di Bandung yang terakhir ada Bioskop Rivoli. Bioskop tua ini terletak di Jalan Baranang Siang No.1, Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Bioskop ini didirikan pada tahun 1935 dengan nama awal “Rivoli”. Sekitar tahun 1960an, Bioskop Rivoli berganti nama menjadi bioskop “Fadjar”.

Daya tarik utama bangunan ini yaitu terdapat bangunan menyerupai menara di bagian sampingnya yang jarang ditemukan pada bioskop lain.

Bioskop Rivoli
Bioskop Rivoli tahun 1940an (Sumber: Katam, 2005)

Pada tahun 1980an, bioskop Rivoli resmi berhenti beroperasi. Beberapa tahun setelahnya, bangunan berstatus Cagar Budaya ini beralih fungsi menjadi gedung kesenian dengan nama “Rumentang Siang” yang masih beroperasi hingga saat ini. 

Bagaimana, Teman Cerita, Sungguh menarik bioskop-bioskop tua di Bandung, bukan? Jadi, jangan lupa untuk berkunjung ke tiga bangunan bioskop tua ini saat berlibur ke Bandung, ya! Selamat menjelajahi bioskop tua di Bandung, ya!

Baca juga: Menelisik Sejarah Bioskop di Indonesia

Referensi:

  1. Katam, S. (2005). Album Bandoeng Tempo Doeloe. Bandung: NavPress Indonesia.
  2. Krier, R. (2001). Komposisi Arsitektur. Jakarta: Erlangga.
  3. Pratomo, A. B. (2017). Gaya Arsitektur Bioskop Majestic di Bandung. Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) (pp. 77-80). Lhokseumawe: Prosiding Seminar Heritage IPLBI 2017.
Khaesyar Nisfhan

Khaesyar Nisfhan

Seorang lulusan Arkeologi yang tertarik dengan arsitektur, seni, dan kebudayaan masa kolonial.

Artikel Lainnya