Budaya

Inilah Contoh Budaya Non Benda dan Penjelasannya

Sebelum kita membahas contoh budaya non benda dan penjelasannya pada pembahasan kali ini, terlebih dahulu kita akan membahas pengertian dari budaya itu sendiri. Jadi, budaya merupakan hasil cipta atau karya manusia baik yang bersifat abstrak (tak berwujud) atau yang bersifat berwujud (berupa benda).

Nah, pada kesempatan kali ini skalacerita akan membahas tentang contoh dari budaya yang bersifat tidak berwujud atau abstrak atau itangible. Terdapat beberapa contoh budaya tak berwujud atau non benda yang bisa kita nikmati dan rasakan kehadirannya di sekitar kita.

Contoh Budaya Non Benda dan Penjelasannya

Apa saja sih contoh budaya non benda dan apa penjelasannya, yuk simak ulasannya berikut ini;

1. Tarian

Tari merupakan bagian gerak tubuh dengan konsep ritmis yang menjadi ungkapan atau ekspresi jiwa pencipta gerak dan penarinya sehingga rasa bisa disampaikan melalui gerakan tersebut. Tarian sendiri menjadi suatu unsur yang dapat menghasilkan keindahan dan makna yang sangat mendalam dalam setiap gerakannya.
Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki banyak tarian tradisional. Pada masing – masing daerah yang ada di Indonesia menyimpan tarian masing – masing yang berbeda dan pastinya memiliki ciri khas. Seperti tarian yang ada di Jawa Timur pastinya berbeda dengan tarian yang Jawa Barat punya.

Tari Kecak (sumber: KITLV)

Saat ini sudah ada beberapa tarian yang masuk ke dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO. Pertama adalah Tari Saman yang masuk ke dalam kategori sebagai List of Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguard pada 2011. Kemudian pada tahun 2015, tiga genre tari tradisional di Bali masuk ke dalam kategori sebagai Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

2. Musik

Selain tari, budaya non benda yang bisa kita nikmati adalah musik. Selain terdapat musik daerah, juga terdapat musik modern yang menjadi unsur budaya non benda yang bisa kita nikmati akibat adanya pengaruh globalisasi yang masuk ke Indonesia.
Musik-musik di Indonesia yang direkam sebelum tahun 1900-an lebih banyak berbahasa melayu dengan irama keroncong dan stambul. Kemudian sejak tahun 1903, genre dan subgenre musik yang berkembang mendapat pengaruh dari budaya Arab dan Cina serta pola musik tradisional seperti Sunda, Jawa, hingga Bali. Kemudian berkembang musik jazz dari Amerika Serikat yang hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. W.R. Supratman sendiri merupakan salah satu anggota kelompok musik Jazz Black and White di Makassar.

Pertunjukan orkestra asli di Jawa (sumber: KITLV)

3. Kisah legenda diwariskan turun temurun

Legenda merupakan bagian dari budaya non benda yang berisikan tokoh, peristiwa, atau tempat tertentu untuk mencampurkan fakta historis dengan mitos. Oleh sebab itu, kisah legenda yang diceritakan secara turun temurun seringkali dianggap sebagai suatu sejarah kolektif.
Masih banyak kisah legenda yang berkembang di tengah masyarakat. Kita masih mengetahui kisah Nyi Roro Kidul yang hidup di Pantai Selatan dan jika kita berkunjung ke sana, kita tak boleh memakai pakaian berwarna hijau. Meski tidak dapat dibuktikan keberadaannya, tapi masyarakat masih mempercayai hal tersebut.

4. Puisi dan pantun

Mengenai puisi dan pantun ketiganya merupakan sebuah bentuk karya sastra yang memiliki beberapa perbedaan. Puisi merupakan sebuah karya sastra yang gaya bahasa penyusunnya sangat ditentukan oleh irama, rima dan penyusunan larik serta bait.
Sementara pantun merupakan jenis puisi lama yang sangat dikenal di nusantara. Pantun merupakan bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dimana baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sementara baris ketiga dan baris keempat adalah isi pantun.
Pada tahun 2020, pantun masuk ke dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO bersama dengan Malaysia. Saat ini pemerintah sedang bergiat untuk melestarikan pantun. Bahkan, setiap acara formal pemerintah selalu menyelipkan pantun pada pembukaan dan penutupan acara.

5. Tradisi atau adat istiadat

Tradisi atau adat istiadat merupakan suatu himpunan kaidah sosial yang sudah sejak lama ada dan telah menjadi sebuah tradisi yang dijalankan di tengah – tengah masyarakat. Tradisi atau adat istiadat yang dijalankan di tengah – tengah masyarakat terdiri atas adat tertulis dan adat tak tertulis.
Contoh adat istiadat yang tertulis di antaranya :

  • Surat pengesahan raja atau kepala adat
  • Beragam hukum adat yang peraturannya dibuat tertulis seperti penataran desa, agama desa, awig – awig atau peraturan subak yang ada di Pulau Bali.

Sementara adat istiadat tidak tertulis seperti semua hal yang dijalankan di tengah kehidupan bermasyarakat sampai saat ini secara turun temurun.

6. Kepercayaan

Kepercayaan merupakan sebuah sikap yang ditunjukkan oleh manusia atau sekelompok orang ketika ia merasa cukup tahu dan dapat memberikan kesimpulan bahwa dirinya sudah berada pada aspek yang benar. Keyakinan ini menjadi dasar seseorang akan berjalan pada langkah yang benar atau tidak dalam kehidupannya.
Di Indonesia, saat ini masih berkembang kepercayaan tradisional masyarakat. Seperti di Jawa dikenal dengan adanya Kejawen, di daerah Sunda ada Sunda Wiwitan, serta di Sulawesi ada Toani Tolotang, Patuntung, dan Aluk Todolo.

Itulah berbagai macam contoh budaya non benda dan penjelasannya yang ada di sekitar kita dan kita dapat merasakan kehadirannya sekaligus. Mari kita lestarikan budaya Indonesia agar tidak punah untuk keberlanjutan dalam generasi yang akan datang.

Jaka Darmawan

sikancil anak nakal suka mencuri mentimun. Ingin tahu hasil kerja Jaka? Yuk kunjungi Portofolio Jaka

Gimana nih komentarnya?

Artikel Terbaru

Putih-Triwarna Seragam Sekolah Indonesia

Halo, teman cerita! Pendidikan dasar enam tahun, pendidikan menengah pertama tiga tahun, lalu pendidikan menengah atas maupun kejuruan selama tiga… Baca Selengkapnya

2 hari Lalu

Kak Seto di Hari Anak Nasional

Halo, Teman Cerita! Selamat hari anak nasional, ya! Di tanggal 23 Juli ini, tentunya kita tidak boleh lupa sama pahlawan… Baca Selengkapnya

5 hari Lalu