You are currently viewing IKJ Sebagai Pencetak Seniman Indonesia

IKJ Sebagai Pencetak Seniman Indonesia

Teman cerita, Institut kesenian Jakarta atau IKJ yang terkenal sebagai pencetak seniman Indonesia merupakan salah satu perguruan tinggi yang berlokasi di Cikini. perguruan tinggi ini telah mencetak banyak seniman yang berkarya di banyak bidang. Mulai dari musisi, penari, sutradara, hingga seniman perupa. 

Baca juga: perkembangan pariwisata di Bali

 Kampus yang pertama kali berdiri pada 26 Juni 1970 ini memiliki tiga fakultas yaitu fakultas seni pertunjukan, fakultas televisi dan film, serta fakultas seni rupa dan desain. Saat ini rektor yang menjabat adalah Dr. Indah Tjahjawulan, M.Sn. selain itu, IKJ ini diisi oleh banyak tenaga pengajar berkompeten yang juga merupakan seniman terkenal yaitu Mira Lesmana, Seno Gumira Ajidarma, Subarkah, Slamet Rahardjo, Garin Nugroho, dan Jujur Prananto.

Geliat kesenian seakan-akan mempunyai dampak pula pada daerah Cikini. sehingga banyak yang berkelakar bahwa jantungnya Cikini adalah IKJ dan TIM. Cikini memang menjadi markas tongkrongan anak IKJ, seperti adanya bata merah atau batmer yang melegenda sebagai tempat tongkrongan dari tahun 80an hingga saat ini,

 Sebagai kampus yang bernuansa kesenian, tentu saja teman cerita tak usah ragu mengenai fasilitas dan suasana kampus yang memang sangat mendukung untuk berkesenian. Baik dari segi peralatan maupun galeri dinilai sangat lengkap untuk proses mahasiswa berkarya. Terlebih lokasinya di Cikini yang tidak jauh dari Taman Ismail Marzuki yang merupakan pusat kesenian dan kebudayaan Jakarta. Fasilitas di Taman Ismail Marzuki seperti gedung teater, gedung pagelaran wayang, gedung pagelaran Miss Tjitjih, dan galeri cipta menjadi tempat tongkrongan sekaligus tempat berkreasi mahasiswa IKJ.

 Dari ranah musik, IKJ telah melahirkan beberapa musisi kenamaan Indonesia, seperti Iwan Fals yang sempat menjadi mahasiswa IKJ walau tidak lulus. Adapula Ipang Lazuardi, Hary Roesli, dan Jimi Multhazam. Band asal IKJ pun sempat menguasai industri hingga pensi tanah air seperti naif yang personelnya merupakan lulusan desain grafis IKJ, club eighties, goodnight electric, the upstairs, white shoes and the couples company, dan masih banyak lagi.

Selain musisi, bidang seni lainnya di tanah air pun dihiasi oleh seniman-seniman lulusan IKJ. Beberapa diantaranya adalah sineas kenamaan seperti Fajar Nugros, Hanung Bramantyo, Mira lesmana, dan Garin Nugroho. Serta pemeran yang sudah melanglangbuana di perfilman Indonesia seperti  Didi Petet, Cok Simbara, Slamet Raharjo, dan Epy Kusnandar.

Rekam jejak IKJ selama lebih dari 50 tahun sudah tidak diragukan lagi sebagai institusi seni kenamaan. Jadi gimana, teman cerita? Tertarik untuk menimba ilmu di IKJ?

Wimpy Seoulino

Seorang lulusan arkeologi yang senang mengamati dunia kebudayaan, olahraga, dan musik

Tinggalkan Balasan