8 Ikon Budaya Betawi Terpopuler yang Harus Kamu Tahu

Teman cerita, Jakarta sebagai ibu kota Indonesia terkenal dengan perkembangannya yang pesat. Perkembangan ini tentu saja berdampak pada kelestarian budaya asli Jakarta, yaitu budaya Betawi. Untuk menjaga kelestarian Budaya Betawi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat suatu peraturan, loh! Peraturan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki dan menanamkan kebanggaan terhadap budaya Betawi. Apa ya isi peraturannya?

Sebagai upaya untuk melestarikan Budaya Betawi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi. Ada 8 Ikon Budaya Betawi yang disebutkan dalam peraturan ini. Mau tahu apa saja yang termasuk di dalamnya? Yuk simak selengkapnya!

1. Ondel – Ondel

Siapa yang tidak kenal dengan Ondel-Ondel? Hampir semua dari kita yang tinggal di Jakarta pasti pernah melihat sepasang boneka besar ini menari-nari di jalan. Eitss, tapi tahu gak? Sebenarnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melarang penggunaan Ondel-Ondel sebagai alat untuk mengamen di tempat umum, loh! Larangan ini didasarkan pada ketertiban umum dan pengembalian fungsi utama Ondel-Ondel sebagai pelengkap upacara adat tradisional Betawi dan dekorasi acara seremonial.

8 ikon budaya betawi ondel-ondel
Sumber: http://www.setubabakanbetawi.com/

Peraturan tentang Ikon Budaya Betawi menyebutkan ketentuan mengenai bentuk Ondel-Ondel. Ondel-Ondel laki-laki berpakaian pangsi, memiliki wajah berwarna merah dengan alis tebal serta berkumis. Sedangkan Ondel-Ondel perempuan berpakaian kebaya dan memiliki wajah berwarna putih dengan bulu mata lentik, bibir merah serta dahi bermahkota. Di bagian kepala Ondel-Ondel, dipasang Kembang Kelapa (Manggar) sebanyak 20 batang untuk perempuan dan 25 batang untuk laki-laki.

2. Kembang Kelapa

Masyarakat Betawi mengenal dua jenis Kembang Kelapa yang berfungsi sebagai dekorasi dan makanan ringan. Di dalam peraturan ini yang dimaksud Kembang Kelapa adalah yang digunakan sebagai dekorasi. Jangan sampai tertukar, ya!

8 ikon budaya betawi kembang kelapa
Sumber: http://www.setubabakanbetawi.com/

Kembang Kelapa terbuat dari lidi yang dibungkus dengan kertas atau plastik warna-warni. Bentuknya dibuat sedemikian rupa sehingga mirip dengan Kembang Kelapa asli yang ada pada pohon Kelapa. Kembang Kelapa dipasang pada sebuah tiang penyangga. Setiap tiang penyangga terdiri dari 60-75 batang Kembang Kelapa. Dekorasi ini sering muncul dalam festival, pentas seni budaya atau kegiatan seremonial Betawi lainnya.

3. Gigi Balang

gigi balang
Sumber: http://www.setubabakanbetawi.com/

Buat yang sering jalan-jalan di Jakarta, khususnya sekitar Setu Babakan pasti pernah liat hiasan pada atap bangunan halte kan? Nah, hiasan berbentuk segitiga ini yang disebut Gigi Balang. Pada rumah tradisional Betawi, Gigi Balang berfungsi sebagai lisplang. Ada berbagai bentuk Gigi Balang, diantaranya tumpal, wajik, wajik susun dua, potongan waru dan kuntum melati.

4. Baju Sadariah

baju sadariah
Sumber: http://jakarta-tourism.go.id/

Baju Sadariah merupakan pakaian tradisional laki-laki Betawi. Pakaian ini terdiri dari baju berkerah tertutup dengan lengan panjang, peci hitam polos, kain sarung yang dilipat dan dilingkarkan di leher, dan bawahan dengan beberapa pilihan. Jika menggunakan celana bahan berwarna gelap, maka menggunakan alas kaki berupa sepatu pantofel. Sedangkan jika menggunakan celana komprang bermotif batik, maka alas kaki yang digunakan berupa sandal terompah.

5. Kebaya Kerancang

kebaya kerancang
Sumber: http://www.setubabakanbetawi.com/

Pakaian tradisional untuk perempuan Betawi adalah Kebaya Kerancang. Kerancang merupakan jenis bordiran yang digunakan pada bagian lengan dan bagian bawah kebaya. Warna Kebaya Kerancang yang sering digunakan perempuan Betawi kebanyakan berwarna mencolok seperti biru, merah, hijau atau kuning. Penggunaan Kebaya Kerancang dilengkapi dengan sanggul model Konde Bundar pada bagian kepala, perhiasan, kain batik Betawi, dan selop tertutup sebagai alas kaki.

6. Batik Betawi

batik betawi
Motif Rasamala, Sumber: http://jakarta-tourism.go.id/

Batik Betawi merupakan kain panjang ataupun kain sarung yang diberi motif dengan cara ditulis atau dicap. Terdapat berbagai bentuk motif batik Betawi, diantaranya Dododio, Mak Ronda, Rasamala, Nusa Kalapa, Lereng, Ondel-Ondel, Pesalo, flora fauna asli Betawi dan masih banyak lainnya. Selain motifnya yang beragam, Batik Betawi juga memiliki warna-warna yang cerah dan mencolok. Batik Betawi dapat digunakan sebagai pelengkap pakaian tradisional lainnya maupun digunakan sendiri.

7. Kerak Telor

kerak telor
Sumber: http://www.setubabakanbetawi.com/

Kalau jalan-jalan ke tempat wisata di Jakarta, tidak sulit menemukan kuliner khas Betawi ini. Kerak Telor merupakan makanan yang terbuat dari campuran ketan putih dan telur ayam atau bebek. Cara memasaknya cukup unik, yaitu dengan memanggang campuran tersebut di sebuah wajan tertutup yang dipanaskan di atas anglo. Kerak Telor memiliki tekstur unik dan rasa yang gurih. Makanya tidak heran, banyak orang yang menyukai kuliner khas Betawi ini.

8. Bir Pletok

bir pletok
Sumber: http://www.setubabakanbetawi.com/

Loh orang Betawi nge-bir juga? Yap, orang Betawi juga menikmati bir yang bernama Bir Pletok. Bir yang satu ini halal alias tanpa alkohol. Penyebutan bir karena adanya sensasi hangat yang ditimbulkan setelah diminum. Sama kan dengan minuman beralkohol lainnya? Sensasi hangat dari minuman berwarna merah ini diciptakan dari campuran berbagai jenis rempah-rempah seperti jahe, sereh, cengkeh, kayu manis, secang, pala, lada, kapulaga, cabe jawa, daun jeruk purut, daun pandan dan gardamunggu.

Nah, jadi sekarang sudah kenal kan dengan 8 Ikon Budaya Betawi. Mungkin Teman Cerita ada yang mau untuk membantu melestarikannya? Pasti ada dong, ya!

Shafrina Fauzia

Shafrina Fauzia

Nulis agar rajin baca

Artikel Lainnya