Halo, Teman Cerita! Selamat hari anak nasional, ya! Di tanggal 23 Juli ini, tentunya kita tidak boleh lupa sama pahlawan anak Indonesia. Tak lain dan tak bukan adalah Kak Seto. Ia merupakan “bapak peri” anak Indonesia dan tidak perlu diragukan lagi sepak terjangnya. Siapa sih yang masih belum kenal Kakak ini? Mari simak artikel berikut ini biar kamu makin tau!

Siapa sih Kak Seto?

Kak Seto
Kak Seto

Mungkin beberapa dari kamu mengenal Kak Seto dari meme atau iklan. Wajar kalau kamu tidak terlalu kenal, karena dia aktif di dunia anak sekitar tahun 80an. Saat itu, ia diajak oleh seorang tokoh pendidikan bernama Pak Kasur sebagai asisten taman kanak – kanak.

Semenjak namanya melambung, ia mulai  mengisi acara di televisi seperti Aneka Ria Taman Kanak-kanak bersama Henny Purwonegoro. Membawakan dongeng serta mengisi acara menjadi kegiatan utama Kak Seto dalam acara ini.

Sebagai seorang profesor di bidang psikologi. Kak Seto berkuliah di Fakultas Psikologi di tahun 1981, lalu melanjutkan ke Program Magister Psikologi di tahun 1989. Terakhir ke  Program Doktoral Psikologi pada tahun 1993 yang semuanya didapatkan di Universitas Indonesia. 

Setelah menjalani pendidikannya sebagai profesor di bidang psikologi, ia pun  menjadi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak. Dia tidak pernah jauh dari dunia anak – anak dan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anak Indonesia.

Pencapaian

Kak Seto dan Si Komo
Kak Seto dan Si Komo

Usaha Kak Seto menjadikan anak Indonesia semakin bahagia adalah penciptaan tokoh yang diberi nama si Komo. Si Komo yang seekor komodo dan berdiri dengan dua kaki seperti “godzilla” juga punya suara “weleh, weleh”. Inilah teman setia yang nantinya terus menemaninya di setiap acara. Melalui lagu Si Komo lewat jalan tol ia semakin terkenal. “macet lagi, macet lagi gara gara si komo lewat” adalah penggalan lirik lagunya. 

Selain Si Komo, di tahun 2007 Kak Seto juga membuat homeschooling untuk anak-anak. Sekolah yang biasa disingkat HSKS merupakan wujud cintanya pada anak-anak dan pendidikan di Indonesia. Harapannya sekolah ini bisa menjadi model pendidikan di Indonesia dengan pendekatan lebih personal. Beberapa alumni dari sekolah ini adalah artis terkenal, seperti Prilly Latuconsina dan Nikita Willy.

Melalui aktivitasnya Kak Seto mendapatkan berbagai macam penghargaan seperti The Outstanding Young Person of the World dari Jaycess International. Penghargaan lainnya didapat pada tahun 1987 yakni Orang Muda Berkarya Indonesia, kategori Pengabdian pada Dunia Anak-anak. Ia masih terus berkarya walau sudah mendapatkan banyak penghargaan!

Saat ini Kak Seto sudah berusia 70 tahun, loh! Meski usianya sudah senja, ia masih terus memperhatikan anak Indonesia melalui yayasannya. Jika kamu tertarik dengan beliau, kamu bisa intip kegiatannya di Instagram. Ia sendiri sangat aktif di sosial media dengan gayanya yang tetap muda dan lincah. Kalau kamu penasaran dengan tingkah Kak Seto di sosial media, kamu bisa mengaksesnya melalui link ini.

Sebagai sahabat anak, Kak Seto telah membuat banyak terobosan untuk anak Indonesia. Teman Cerita ada yang ingin melanjutkan sepak terjangnya untuk menjadi Peri Anak? Silahkan tulis di kolom komentar, ya!

Baca juga: Lagu Anak Ayam Diciptakan Oleh Siapa, Ya?

Sumber:

  • m.merdeka.com/seto-mulyadi/profil/ diakses 7 Juli 2021 Pukul 21:34
  • bio.or.id/biografi-seto-mulyadi-kak-seto/ diakses 7 Juli 2021 Pukul 21:36
Ikhsan Kamil

Ikhsan Kamil

Mahasiswa komunikasi Unpad yang hobinya desain dan baca penelitian sejarah. Menulis karena mengikuti nasihat sang guru.

Artikel Lainnya