Lima Rekomendasi Kanal YouTube Sejarah Indonesia

Halo, teman cerita! Bagaimana kabarmu di masa PPKM ini? Semoga kamu tetap sehat selalu, ya! Kali ini skalacerita punya beberapa rekomendasi Kanal YouTube Sejarah Indonesia untuk menemanimu di masa pandemi ini. kanal ini tentunya bisa menambah pengetahuan kamu dengan cara yang menyenangkan.  Yuk, simak artikelnya di bawah ini!

1. Inspect History

Kanal YouTube Sejarah Indonesia Inspect History
Beranda Kanal Youtube Inspect History

Kanal Youtube satu ini membahas tentang berbagai peristiwa sejarah di dunia dan juga sejarah di Indonesia. Dengan animasi yang menarik dan bahasa yang ringan, kanal ini tentunya pas banget buat menemani kamu di sela waktu kerja. Selain visual yang menarik, video di kanal ini juga singkat dan padat, loh! Setiap video hanya berdurasi sekitar 10 menit, jadi cocok buat kamu yang tidak punya banyak waktu buat menonton.
Kalau kamu tertarik dengan kanal ini bisa cek ke alamat ini, Teman!
Inspect History Youtube

2. KHT - Kamu Harus Tahu

Kamu Harus Tahu
Beranda Kanal Youtube KHT!-Kamu Harus Tahu

Kanal yang satu ini membahas tentang sejarah berbagai hal, seperti sejarah sabun, buku dan banyak lainnya. Menariknya, kanal ini memiliki animasi bergerak bukan hanya gambar animasi yang di slide. Pembahasannya pun tidak terbatas pada topik tertentu. Pembawaannya yang ringan dan dengan durasi video yang singkat serta padat membuat kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu buat menontonnya! Rata – rata video yang mereka unggah di bawah 5 menit.
Bisa kamu simak kanalnya melalui alamat ini, Teman!
Kamu Harus Tahu

3. Historia.id

Kanal YouTube Sejarah Indonesia Historia.id
Beranda Kanal Youtube Historia.id

Nah, kali ini kita punya rekomendasi dari salah satu pemain lama di bidang sejarah Indonesia yaitu Historia.id! Di kanal ini, kamu akan menonton berbagai bahasan singkat mengenai sejarah Indonesia. Kebanyakan video di kanal ini adalah rangkuman dari artikel yang ada di website historia.id. Jadi, buat kamu yang tidak suka baca bisa banget buat berkunjung ke kanal ini. Selain materinya yang padat, infonya juga menarik karena banyak fun fact yang mereka bahas. Kalau kamu penasaran sama kanalnya, kamu bisa mengeceknya di alamat ini.

Historia.id

4. Nous Id

Nous Id
Beranda Kanal Youtube Nous Id

Lanjut ke kanal selanjutnya yang punya maskot tokoh laki-laki dengan topi burung hantu, inilah Nous Id! kanal ini menarik banget karena pembahasan mereka tidak terbatas peristiwa sejarah saja, tapi sejarah berbagai hal pun mereka bahas! Selain itu, animasi yang mereka pakai juga sangat menarik dan lucu, jadi kamu tidak bakal bosan menontonnya! Durasi video mereka kurang lebih sama seperti pada kanal sebelumnya yakni sekitar 2-5 menit, jadi kamu bisa nonton kapan dan dimana aja! Buat kamu yang pengen langsung kesana bisa klik aja di alamat ini!

Nous Id

5. PinterPolitik TV

Pinter Politik TV
Beranda Youtube Pinter Politik TV

Nah, terakhir ada PinterPolitik TV. Dari namanya kita udah bisa tahu kalau kanal ini bakal spesifik menyajikan bahasan politik. Di sini banyak membahas gimana kondisi politik di Indonesia, mulai dari sejarahnya sampai kondisi terkini. Banyak sejarah soal politik Indonesia dibahas di kanal ini. Selain itu, hal yang menarik adalah mereka juga membahas sejarah alternatif. Sejarah alternatif ini mengusung konsep “what if”, jadi lebih ke perkiraan jika suatu peristiwa itu terjadi atau tidak. Video yang disajikan banyak mengambil footage sejarah dan gambar dari berbagai arsip. Tentunya video di kanal ini ringkas dan padat, jadi kamu tidak perlu khawatir kalau bakal bosan.

Simak aja kanalnya di alamat ini! 

PinterPolitik TV

Teman cerita, Itulah beberapa rekomendasi Kanal YouTube Sejarah Indonesia dari skalacerita. Mungkin kamu mau menambahkan beberapa rekomendasi kanal favoritmu? Atau kamu tertarik baca artikel rekomendasi lainnya? Kamu bisa cek tautan dibawah ini, ya!

Baca juga: Tujuh Rekomendasi Akun Instagram Untuk Kamu yang Suka Sejarah dan Arkeologi

Ikhsan Kamil

Ikhsan Kamil

Mahasiswa komunikasi Unpad yang hobinya desain dan baca penelitian sejarah. Menulis karena mengikuti nasihat sang guru.

Artikel Lainnya