Budaya

Ulik Sekelumit Pengobatan Tradisional Suku Baduy

Teman cerita, panas atau demam, batuk, sakit perut dan pusing merupakan penyakit langganan yang sering menghampiri kita, setuju bukan? Obat yang tersedia di apotek saat ini memang beragam, tetapi seringkali kita menggunakan rempah-rempah atau tanaman herbal sebagai alternatif. Masyarakat Indonesia yang masih menggunakan tanaman sebagai pengobatan utama masih banyak, salah satunya adalah Suku Baduy. Kira-kira pengobatan tradisional Suku Baduy seperti apa, ya?

Sang Ahli Pengobatan Tradisional Suku Baduy

Teman cerita, seperti yang sudah diketahui bahwa Suku Baduy memegang teguh adat tradisional yang diturunkan dari generasi ke generasi. Salah satu warisan tersebut adalah penggunaan tanaman dalam pengobatan. Selama ini masyarakat memanfaatkan tanaman atau tumbuhan yang ada di alam sekitarnya. 

Masyarakat Suku Baduy memang memiliki pengetahuan mengenai pengobatan, tetapi hanya beberapa yang bisa menjadi ahlinya. Pada masyarakat Baduy, terdapat panggilan untuk orang-orang yang memiliki keahlian dalam prakteknya.

Jika orang mau melahirkan, mereka akan memanggil paraji atau dukun beranak. Selain itu, ada juga dukun yang khusus menangani orang meninggal disebut sebagai panghulu. Eits, bukan penghulu ya. Itu sih buat nanganin kamu yang mau nikah. Selain dukun beranak, ternyata di Baduy juga ada dukun sunat, loh. Nah, dukun sunat ini dibedakan menjadi dua.  Dukun sunat untuk perempuan disebut bengkong bikan, dan dukun sunat untuk laki-laki yang disebut bengkong jalu.

Ilustrasi Pikukuh Masyarakat Baduy Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI (2015)

Tanaman Sakti untuk Pengobatan Tradisional Suku Baduy

Teman cerita pasti sudah tau bahwa wilayah Baduy yang berada di Desa Kanekes Kecamatan Luewidamar ini merupakan kawasan dengan hutan yang memiliki aneka ragam jenis tanaman. R. Cecep Eka Permana dalam jurnalnya yang berjudul Masyarakat Baduy dan Pengobatan Tradisional berbasis Tanaman, menyebutkan bahwa tanaman yang masih dikenal dan digunakan oleh masyarakat Baduy sekitar 60 jenis.

Jenis tanaman yang seringkali digunakan adalah daun aceh, cecendet, cangkudu, cikur, harendong, jahe, jukut eurih, jukut wisa, laja goah (lengkuas gajah), lame putih, lempuyang emprit, panglay, dan sirsak. Wah, ternyata beberapa tanaman yang digunakan pada pengobatan tradisional suku Baduy masih bisa kita temukan di dapur ya, Teman cerita.

Cecendet (sumber: Kompas Health.com)
Bangle (sumber: Intisari.gird.id)
Tanaman Lempuyang (sumber: semanticsholar.org – Amat Fadzil Wahida)
Tanaman Senggugu (sumber: satuharapan.com Jayesh Patil)

Resep Pengobatan Tradisional Suku Baduy

Teman cerita, tanaman yang akan dijadikan sebagai obat biasanya harus diolah terlebih dahulu. Jadi, kamu tidak perlu memakannya mentah-mentah. Tanaman yang digunakan untuk obat akan direbus dan air rebusannya yang kamu minum.

Contohnya air rebusan daun kaca piring dan daun sirsak digunakan untuk mengobati penyakit panas atau demam. Selain itu, kamu juga bisa meminum air rebusan daun aceh. Lain halnya dengan jahe, kamu harus menumbuknya terlebih dahulu sebelum direbus. Hasil air rebusan jahe ini bisa mengobati batuk, loh. Air rebusan Lengkuas Gajah juga memiliki kesaktian untuk menyembuhkan penyakit pusing.

Kalau sedang pusing tapi tidak mau minum obat generik atau semacamnya, mungkin kamu bisa merebus Lengkuas Gajah, ya. 

Teman cerita, ada kalanya tanaman yang digunakan pada pengobatan tradisional suku Baduy tidak perlu diolah sampai menjadi air rebusan. Misalnya daun jambu klutuk yang masih mentah bisa dimakan langsung untuk mengobati sakit perut. Tetapi, kamu harus tetap mencucinya terlebih dulu, ya!

Kalau kamu sedang sakit gigi, getah angsana bisa diteteskan pada gigi yang sakit atau bisa menggigit daun kadaka. Seduhan lempuyang  juga dapat berguna sebagai obat nyeri otot atau encok. Menempelkan daun senggugu juga menjadi cara mengobati nyeri. Masyarakat yang memiliki luka borok disembuhkan dengan mengoleskan hasil tumbukan cecendet.

Teman cerita, ternyata tanaman yang dipakai untuk pengobatan tradisional suku Baduy sering kita temui di dapur, ya. Pengolahannya pun cukup mudah. Ada yang perlu direbus dulu dan ada juga yang bisa dimakan langsung. Kalau penyakit langganan seperti batuk atau pusing menghampirimu, bisa dicoba nih resepnya. Selamat mencoba!

 

Referensi

Permana, R. Cecep Eka. (2009). Masyarakat Baduy dan Pengobatan Tradisional berbasis Tanaman. Jurnal Wacana, Vol. 11 (1), 81-94

Gimana nih komentarnya?

Artikel Terbaru

Kue Kudapan Khas Betawi

Halo teman cerita! Jakarta mempunyai suku asli yaitu suku Betawi. Tentu setiap suku memiliki keunikannya sendiri, tidak terlepas keunikan kulinernya… Baca Selengkapnya

12 jam Lalu

Bagaimana Sikap Menghargai Kebudayaan Daerah

Sebagai negara yang memiliki ragam daerah luas tentu saja kebudayaan daerah Indonesia sangat beragam, lantas bagaimana sikap menghargai kebudayaan daerah… Baca Selengkapnya

1 hari Lalu