Pluralitas Budaya Bangsa Sebaiknya Disikapi dengan Cara yang Seperti Apa?

Teman cerita, pernahkah kalian memikirkan pluralitas budaya bangsa sebaiknya disikapi dengan cara yang seperti apa? Indonesia seperti yang kita ketahui memiliki masyarakat yang sangat beragam. Hidup di negara ini secara sadar maupun tidak sadar harus mengedepankan toleransi antar sesama.

Tanpa adanya sikap atau rasa saling toleransi tentu saja kehidupan tidak akan berjalan lancar. Selain soal agama, pluralitas budaya juga terjadi. Seperti apa sikap yang tepat untuk menghadapi pluralitas budaya tersebut?

Sikap Terhadap Pluralitas Budaya Bangsa Sebaiknya Disikapi dengan apa?

pluralitas
Upacara ‘Tortor Badjoet’ oleh Tuan ‘Anggi Dolog (sumber: KITLV)

Sebelum kita membahas sikap yang harus dilakukan untuk hidup dalam bangsa yang majemuk, kita akan membahas terlebih dahulu tentang pengertian pluralitas menurut para ahli. Nah, di bawah ini ada beberapa pengertiannya:

• Mohammad Shofan : pluralisme merupakan upaya dalam membangun kesadaran teologis, normatif dan kesadaran sosial di tengah ruang lingkup masyarakat.

• Syamsul Ma’arif : pluralisme adalah suatu sikap saling menghargai, menghormati, dan memahami adanya perbedaan demi tercapainya kerukunan antar umat beragama.

• Webster : pluralisme adalah suatu kondisi sosial yang hadir dalam berbagai etnis, ras, agama dan etnis yang dapat mempertahankan tradisi untuk berpartisipasi dalam tatanan masyarakat. Kondisi semacam ini kemudian menciptakan sebuah pola masyarakat yang dapat hidup saling berdampingan satu dengan lainnya.

• Anton M. Moeliono : pluralisme merupakan suatu aspek yang memberikan makna majemuk atau jamak dari segi budaya di tengah masyarakat. Rasa hormat tentang nilai budaya dan sikap saling menghargai menjadi dasar landasan pluralisme tercipta.

• Santrock : pluralisme merupakan penerimaan setiap individu dengan pendapatnya bahwa perbedaan budaya harus dipertahankan dan dihargai keberadaannya.

Budaya menurut sosiolog J.J Hoenigman terbagi menjadi tiga wujud, yaitu:

Gagasan

Dalam budaya bangsa, gagasan merupakan unsur yang berupa ide, nilai, peraturan atau norma yang bersifat tidak dapat disentuh atau diraba dan berasal dari suatu pikiran atau pola manusia itu sendiri. Kebudayaan yang terwujud dalam bentuk gagasan contohnya adalah norma yang berlaku di lingkungan sekitar, tidak tertulis akan tetapi ditaati semua anggota masyarakat.

Tindakan atau aktivitas

Unsur lainnya dari budaya adalah suatu aktivitas atau tindakan. Aktivitas atau tindakan dalam lini kebudayaan bersifat nyata dan terjadi di kehidupan sehari – hari serta dapat dinikmati dan diamati oleh setiap manusia yang berada di lingkungan tersebut.

Sebagai contoh adalah budaya mitoni atau tujuh bulanan dalam tradisi masyarakat Jawa. Dalam tradisi masyarakat Jawa, tradisi ini adalah kegiatan syukuran atas kehamilan yang diselenggarakan pada bulan ketujuh kehamilan.

Karya

Karya merupakan wujud kebudayaan fisik sebagai hasil tindakan manusia yang dapat dilihat, diraba, dinikmati, disentuh dan didokumentasikan.

Sementara sikap yang seharusnya ditunjukkan sebagai sikap masyarakat yang hidup dalam tatanan masyarakat majemuk seperti di Indonesia yang terdiri atas beragam budaya, sebagai berikut :

1. Hidup di tengah perbedaan dalam sikap toleransi

Karena kita hidup dalam tatanan masyarakat majemuk yang tidak hanya berbeda budaya melainkan juga berbeda, suku, agama dan ras maka kita harus memupuk sikap toleransi di tengah – tengah kehidupan.

2. Memupuk sikap saling menghargai

Saling menghargai merupakan sikap menyetarakan kedudukan manusia. Tak ada yang lebih tinggi dan tak ada yang lebih rendah karena semuanya harus diperlakukan sama.

3. Memupuk sikap saling percaya

Rasa saling percaya merupakan unsur terpenting dalam menjalani hubungan antar sesama manusia dalam sebuah kultur masyarakat yang sudah terjalin sejak lama.

4. Interdependen

Sikap interdependen ini sangat penting dalam pluralitas budaya bangsa karena manusia adalah makhluk sosial satu dengan lainnya pasti saling membutuhkan dan melengkapi.

Teman cerita, itulah jawaban atas pertanyaan pluralitas budaya bangsa sebaiknya disikapi dengan cara yang seperti apa. Sama halnya dengan semboyan negara kita yaitu  Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetap satu jua. Meskipun budaya di negara kita banyak yang berbeda, tetapi kita akhirnya tetap satu yaitu bangsa Indonesia. 

Jaka Darmawan

Jaka Darmawan

sikancil anak nakal suka mencuri mentimun. Ingin tahu hasil kerja Jaka? Yuk kunjungi Portofolio Jaka

Artikel Lainnya